Renungan

Gunung Puter selasa 22:34 1 Januari 2020

Pada setitik cahaya
Angin malam mengalunkan nada
Bersamaan jangkrik jangkrik bersuara riang
Aku tenggelam dalam renungan

Sebuah perjuangan mengenai takdir
Atau pun sekedar merayakan jalan hidup yang begitu ketir
Aku melihat langit yang mendung diatas lampu lampu kota padalarang
Ada pesan yang mampir memberi sebuah tegur dalam hening antara hangatnya obrolan atas bukit puter

Hari hari ku ada dalam bimbang
Antara menjaga dan mengikuti suara hati yang sumbang
Tidaklah masalalu itu mudah untuk dilupakan?
Aku harap renungan ini segera berakhir

Semesta saat ini sedang berpihak padaku
Memberiku berjuta harapan untuk tetap melangkah
Merajut mimpi yang lebih tinggi, meskipun angin bisa saja menghempasku
Tapi aku akan tetap menancapkankanya
Lebih dalam

Komentar

Postingan Populer